Motivasi

Belajar Gaul Dari “Anak Singkong”: Chairul Tanjung

Menjadi sukses dalam dunia bisnis tidak lepas dari kekuatan networking (jaringan). Tidak sedikit pengusaha yang sebenarnya kurang menguasai semua teori perdagangan berhasil mencapai puncak kesuksesan. Rupanya fenomena ini tidak lain disebabkan kecerdasan mereka dalam bergaul. Mungkin sudah banyak cerita sukses yang kita dengar tentang perusahaan besar yang dulunya bahkan tidak memiliki lapak untuk pemasaran produk, namun dengan kegigihan sang dalang dalam beradaptasi dengan berbagai jenis lingkungan dan karakter di sekelilingnya, perlahan menjadikan perusahaan mereka semakin kuat dari waktu ke waktu.
Meniti karir ‘from zero to hero’ sudah dilakukan oleh pengusaha nasional pemilik CT Corp, Chairul Tanjung (CT). Dalam beberapa kesempatan yang lalu, pebisnis lulusan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia ini tidak segan membagikan tips bagaimana membangun pergaulan dengan para pengusaha sukses.

“Begini, saya tidak mungkin serta-merta masuk ke jaringan konglomerat. Selalu ada tahapan prosesnya. Mulai dari bergaul dengan rekan kerja sesama, lalu perlahan naik ke tingkat di atasnya”

Chairul Tanjung

Ia mengatakan untuk membangun networking yang luas dan berkualitas, harus terlebih dahulu memiliki jiwa championship (pemenang). Jiwa pemenang akan membawamu menjadi unggul di tingkat sesama, sehingga kamu terlihat menonjol dan peluang naik tingkat menjadi sangat besar. Jika sudah begitu, maka kamu akan melihat di sekelilingmu juga merupakan orang-orang unggulan. Chairul melakukan itu secara terus menerus hingga ia meraih sukses saat ini. Tentu kita harus percaya bahwa tidak ada yang tidak mungkin.

“Membangun networking yang bagus dan berkualitas itu tahapannya seperti menaiki anak tangga. Satu persatu, tidak bisa langsung lompat begitu saja. Karena yang melompat-lompat itulah, resiko terpelesetnya tinggi”

Menko Perekonomian pada akhir masa jabatan presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini juga berbagi pengalamannya dalam usaha meningkatkan networking dengan petinggi-petinggi di Indonesia. Dahulu, CT ingin sekali berkenalan dengan seorang kepala cabang sebuah bank. Berhari-hari ia menunggu di depan kantor bank tersebut sampai akhirnya benar-benar berhasil berkenalan dengan kepala cabang. Tidak puas sampai disitu, CT berkenalan dengan kepala biro dan direktur keuangan di bank yang sama. Selanjutnya ia lakukan hal yang sama secara terus-menerus, berkenalan dengan direktur-direktur bank lainnya. Semua itu ia lakukan dengan kepercayaan diri tinggi dan jiwa championship yang ditanamnya dalam-dalam.

“Mungkin tahapannya terdengar lama, tapi ini yang namanya proses menuju networking berkualitas. Jangan bermimpi untuk tiba-tiba mempunyai pergaulan dengan pengusaha besar kalau tak ada tahapan jelasnya. Kebanyakan calon pengusahan seperti anak-anak muda sekarang, maunya yang instan saja. Mana mungkin bisa,” katanya.

Jika ingin berlayar, berlayarlah sejauh-jauhnya. Jika ingin mendaki, mendakilah setinggi-tingginya. Tak ada pertempuran yang aman dan adem-adem saja. Semua butuh strategi dan pertahanan diri meski di saat chaos sekalipun. Pengalaman yang telah dibagi oleh Chairul Tanjung bisa menjadi motivasi dari figur nyata, seseorang yang bermula dari keterbatasan, bergerak mencari ruang yang tak berbatas.

Sumber : Detik.com, Startupbisnis.com

 

Mantan pekerja kantoran yang memilih untuk serius menjalankan bisnis Oriflame karena hasil yang didapat melebihi gaji ngantor. Selain itu bisnis Oriflame fleksibel, bisa dikerjakan kapan saja dan dimana saja. Dan yang paling penting bisa dikerjakan secara online, apalagi sebagai member d’BC Network mendapatkan fasilitas online yang super lengkap!

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.